Bunga Rampai Corona di Pohon Cemara
Synopsis
Kehidupan sosial dari yang awalnya dilakukan dalam bentuk interaksi lansung, bermigrasi menuju ruang-ruang digital virtual telah mendorong terjadinya sebuah kontruski oposisi biner. Hal inilah yang akan digambarkan dalam hubungan antara film Keluarga Cemara dan kasus pandemi corona yang sedang terjadi.
Di dalam film Keluarga Cemara, mengikisahkan sebuah potret keluarga perkotaan yang sebelumnya mapan
dan bersifat individualistik, bertransformasi menjadi keluarga yang tinggal diperdesaan yang dipenuhi dengan beragam kesulitan dan problematika yang menutut agar diselesaikan secara kolektif. Perubahan yang terjadi dalam film tersebut terjadi secara spontan dan tanpa persiapan yang matang. Jika menilik pada kasus pandemi yang terjadi, hal serupa juga yang hari ini sedang dialami di dalam institusi sosial di masyarakat, khususnya dalam ruang lingkup keluarga.
Di masa pandemi, arena terkecil dalam institusi sosial yaitu keluarga dituntut untuk beradaptasi dengan perubahan kondisi yang terjadi secara spontan dalam ruang lingkup interaksi sosial, khususnya dalam pola komunikasi yang terjadi. Sistem komunikasi lansung/ tatap muka antar individu yang pada sebelumnya dianggap sangat efektif untuk menjalin interaksi sosial, dipaksa untuk berubah bentuk menjadi komunikasi tidak lansung yang dikemas dalam ruang virual (virtual space) dengan serangakaian perangkat digital sebagai media pendukung. Salah satu contohnya dalam bidang komunikasi pendidikan.
Copyright IPN Press,
ISBN :
198 hlm 14.8 cm x 21 cm
Cetakan I, November 2022
Diterbitkan oleh:
IAIN Parepare Nusantara Press
Jalan Amal Bakti No. 08 Soreang
Kota Parepare, Sulawesi Selatan 91132
Hak cipta dilindungi undang-undang
Dilarang memperbanyak karya tulis ini dalam bentuk dan dengan apapun tanpa izin tertulis dari penerbit.
Dicetak oleh IAIN Parepare Nusantara Press, Parepare
Buku ini bisa diperoleh di Kantor IAIN Parepare Nusantara Press dan bisa dipesan di sini

